Minggu, 31 Maret 2013

bahan bahan Pencemaran laut

Filled under:


Bahan organik
Pencemaran laut yang berasal dari air buangan di sungai, diakibatkan  Banyaknya bahan organik akan merangsang pertumbuhan mikroorganisme menjadi pesat. 
Hal ini mempengaruhi pemakaian oksigen akan cepat dan meningkat, akibatnya kadar oksigen terlarut dalam air akan menipis dan menjadi sedikit sekali, yang akhirya mengakibatkan mikroorganisme dan organisme air lainnya yang memerlukan oksigen mati. Ekologi air akan berubah drastis. Keadaan menjadi anaerobik, sehingga air sungai busuk, dan tidak sehat bagi pertumbuhan mikroorganisme flora dan fauna air itu. Selain itu, Bahan pencemar organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yaitu senyawa organik berasal dari pestisida, herbisida, polimer seperti plastik, deterjen, serat sintetis, limbah industri dan limbah minyak. Bahan pencemar ini tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme, sehingga akan menggunung dimana-mana dan dapat mengganggu kehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup.

Patogen
Contoh kasus

Studi tentang resiko kesehatan (Ofiara and Brown 1999) melaporkan bahwa dampak konsumsi ikan yang terkontaminasi polutan beracun mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar. Untuk kasus muara sungai Hudson dan New York Bight, konsumsi ikan jenis striped bass (popular sportfish) saja, yang terkontaminasi PCB pada high consumption (13,38 kg/tahun), berdampak pada kerugian ekonomi yang mencapai $33690 juta (berdasarkan 1987$).

Substansi Radioaktif
Pengertian atau arti definisi pencemaran zat radioaktif adalah suatu pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh debu radioaktif akibat terjadinya ledakan reaktor-reaktor atom serta bom atom. Limbah radioaktif adalah zat radioaktif dan bahan serta peralatan yang telah terkena zat radioaktif atau menjadi radioaktif karena pengoperasian instalasi nuklir yang tidak dapat digunakan lagi.  yang paling berbahaya dari pencemaran radioaktif seperti nuklir adalah radiasi sinar alpha, beta dan gamma yang sangat membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Selain itu partikel-partikel neutron yang dihasilkan juga berbahaya. Zat radioaktif pencemar lingkungan yang biasa ditemukan adalah 90SR penyebab kanker tulang dan 131J. Apabila ada makhluk hidup yang terkena radiasi atom nuklir yang berbahaya biasanya akan terjadi mutasi gen karena terjadi perubahan struktur zat serta pola reaksi kimia yang merusak sel-sel tubuh makhluk hidup baik tumbuh-tumbuhan maupun hewan atau binatang.
Efek serta Akibat yang ditimbulkan oleh radiasi zat radioaktif pada umat manusia seperti berikut di bawah ini : Pusing-pusing, Nafsu makan berkurang atau hilang, Terjadi diare, Badan panas atau demam, Berat badan turun, Kanker darah atau leukimia, Meningkatnya denyut jantung atau nadi.

Contoh kasus
Bom atom di Hirosima dan Nagasaki.
• Detonasi bom akan menimbulkan
asap berbentuk jamur,shg fall out
nya menyebar sangat jauh. Debu
atau partikulat radioaktif akan
menimbulkan efek kronis.
Kronis: tertelannya /terhirupnya
bahan beracun dalam dosis rendah
ttp jangka waktu panjang.
Akut: dosis tinggi ttp waktu singkat’
Indonesia, peristiwa tumpahan minyak juga banyak terjadi 24 • Pada Agustus 2009, ladang minyak Montara di perairan Australia menumpahkan sekitar 500.000 liter minyak mentah per hari, mengalir bersama arus laut dan masuk ke periaran Indonesia di Laut Timor (bandingkan dengan minyak tumpah di Teluk Mexico, 5000 barel per hari!). Perhitungan {Mauludiyah dan Mukhtasor 2009)25 menunjukkan bahwa kerugian lingkungan
kasus tersebut sangat besar. Berdasarkan pengalaman di Eropa, untuk ukuran tumpahan sebesar itu, kerugiannya bisa mencapai Rp. 10 Trilyun. Angka ini bisa lebih besar jika kondisi perairan yang tercemar adalah perairan kaya keanekaragaman hayati dan padat aktifitas ekonomi. Para ahli menghitung bahwa kerugian sosial, ekonomi dan lingkungan di perairan Indonesia yang mencapai luasan 70.000 km2 berkisar Rp. 17 Trilyun. Angka ini bisa bertambah jika memasukkan biaya investigasi, administrasi maupun legal. Berapapun angkanya, perhitungan tersebut hanya memberi petunjuk awal atas besaran skala biaya. Kerugian yang lebih definitif perlu diinvestigasi di lapangan secara komprehensif melalui joint assessment oleh para stakeholders.

Limbah panas
Bahan pencemar berupa kondisi (misalnya panas), berasal dari limbah pembangkit tenaga listrik atau limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin. Bahan pencemar panas ini menyebabkan suhu air meningkat tidak sesuai untuk kehidupan akuatik (organisme, ikan dan tanaman dalam air). Tanaman, ikan dan organisme yang mati ini akan terurai menjadi senyawa-senyawa organik. Untuk proses penguraian senyawa organik ini memerlukan oksigen, sehingga terjadi penurunan kadar oksigen dalam air.

CONTOH KASUS : TRAGEDI MINAMATA
Kronologi:
-1907 : Chisso Corp. mendirikan pabrik pupuk di Minamata
-1932 : Chisso Corp. memproduksi acetaldeyde (menghasilkan limbah merkuri yang dibuang ke laut)
-1950 an : Gejala aneh pada hewan (ikan, burung, kucing) dan manusia